Demi Penyerang Ini, West Ham Pecahkan Rekor Transfer Termahal

West Ham United memperoleh tambahan pemain baru, yakni penyerang dari Ghana, Andre Ayew, yang merupakan pemain di Swansea City. Untuk memperoleh Ayew, The Hammers harus menyiapkan dana yang tak sedikit, bahkan dinilai sudah memecahkan rekor transfer paling mahal.

West Ham United harus memberikan Swansea senilai 20,5 juta poundsterling atau sekitar Rp 350 miliar untuk mendaptkan Andre Ayew. Pemian ini akan menjelma menjadi pesepakbola termahal yang pernah didapatkan West Ham, nilai ini bahkan melebihi pembelian paling mahal sebelumnya, yakni Andy Carroll, yang didapatkan dari Liverpool dengan harga 15 juta poundsterling pada 2013 lalu.

Ayew akan memperkuat West Ham selama durasi tiga tahun ke depan, dengan pilihan perpanjangan dalam dua tahun selanjutnya. Ayew akan menggenakan kostum dengan nomor punggung 20 di klub barunya tersebut.

” Saya merasa senang dan bahagia ada dalam klub yang luar biasa ini. Saya bangga dapat berlaga untuk para penggemar mereka disini. Ke depannya saya berharap dapat menjadikan orang-orang di sini sangat bahagia, ” ujar Ayew.

Selain itu, Ayew menilai klub mempunyai peluang yang besar dan seorang pelatih hebat. Dia optimis klub ini akan semakin berkembang dan besar tiap tahunnya. Dengan stadion baru dan tempat latihan yang baru, Anda dapat menikmati klub ada dalam level yang lain dan saya ingin ikut serta dalam proyek tersebut, ” ucap penyerang 26 tahun itu.

Sementara itu, Ayew sudah merasakan satu musim berlaga di Premier League. Dia dibeli oleh Swansea City dari Marseille secara gratis di tahun lalu. Selama semusim di klubnya itu, dia mencatatkan 12 gol dalam 34 laga Premier League.

Di West Ham, Ayew kembali bertemu dengan Dimitri Payet. Keduanya pernah sama-sama menjadi rekan tim di Marseille.

West Ham United terhitung sebagai klub yang sangat ekatan pada bursa transfer musim panas ini. Sebelum memperoleh Ayew, mereka sudah mendapatkan Sofiane Feghouli, Toni Martinez, Havard Nordtveit, Domingos Quina, Ashley Fletcher, Gokhan Tore, dan Arthur Masuaku.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *