Apakah Inggris Jadi Boikot di Piala Dunia 2018?

Ancaman Inggris memboikot Piala Dunia 2018 di Rusia pada bulan Juni yang akan datang. Perdana Menteri Inggris, Theresa May, sebut tak ada keluarga kerajaan ataupun petinggi Inggris lain yang akan hadir di Rusia nanti.

Hal ini ada hubungannya dengan kecelakaan yang dialami oleh bekas agen mata-mata ganda, Sergei Skripai, dan anaknya, di Salisbury, Inggris, beberapa waktu lalu. Skripai, 66 tahun, adalah agen Rusia yang akhirnya membelot ke Inggris. Inggris menerka ada keterlibatan Rusia dalam kejadian yang berhubungan dengan mata-mata tersebut.

“Tidak akan ada kehadiran dari Kementerian ataupun anggota keluarga kerajaan di Piala Dunia 2018 yang akan berlangsung di Rusia nanti. Pemerintah Rusia bersalah atas percobaan pembunuhan tersebut,” imbuh May dalam konferensi pers.

May tegaskan kejadian ini bikin ikatan Inggris dengan Rusia dengan Inggris tidak akan lagi sama. Sedangkan, menurut May, Inggris banyak berharap pada Rusia pasca Soviet.

Hal ini bikin Pangeran William sebagai Ketua Federasi Sepakbola Inggris (FA) dipastikan tidak akan berangkat ke Rusia. Tidak hanya Ketua FA, May juga bilang hal ini bakal jadi hambatan pada pejabat FA lain yang perlu berangkat ke Rusia.

“Saya percaya kalau mereka bakal pikirkan keadaan mereka. Hadir di sebuah perhelatan merupakan persoalan untuk kubu penyelenggara, itu urusan mereka,” imbuh May.

timnas inggris Boikot piala dunia 2018

Kubu FA pribadi bilang akan terus berkomunikasi dengan pihak pemerintah Britania dan otoritas yang berhubungan. Mereka juga masih belum putuskan langkah selanjutnya atas pernyataan Theresa May.

“Prioritas kami untuk semua laga Inggris ialah pastikan keamanan untuk pendukung, pemain, dan para staff,” tulis pernyataan resmi FA.

Baca Juga : Profil Timnas Inggris

Setelah kejadian tersebut, Inggris sudah pulangkan 23 diplomat Rusia di Inggris. Mereka dituduh sebagai agen intelijen yang tidak didaftarkan. Malah Kantor Urusan Luar Negeri Inggris sudah keluarkan pernyataan untuk warga negara yang berada di Rusia, supaya lebih berhati-hati pada sentimen anti Inggris. Keadaan ini dianggap sebagai adanya peningkatan tensi politik yang tinggi.

Pernyataan Theresa May tersebut, bikin desakan yang cukup gencar supaya Timnas Inggris juga ikut memboikot Piala Dunia 2018. Walau demikian, bekas Chairman FA, Greg Dyke pesimistis skuad besutan Gareth Southgate akan menarik diri dari kompetisi sepak bola terbesar tersebut.

“Saya pikir pemerintah tidak akan meminta (FA untuk memboikot Piala Dunia). Biarpun mereka minta, saya pikir FA akan menolak. Karena saya pikir hal itu tidak akan bikin banyak perubahan. Malah bisa membuat masyarakat yang menyukai sepak bola merasa kecewa,” imbuh Dyke.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *